Alohalo. Kembali banting setir lagi. Dan yes, setelah hampir setaunan jadi mbak mbak BA, jalan Allah berkata lain, saya nya jadi mbak mbak admin! Dari lapangan ke kantoran, dari pemasaran ke pelaporan, dari berkawanan ke personalan. Rasanya naik turunnya hidup saya pernah rasa. Alhamdulillah ❤
Saya seneng di umur segini banyak kejadian dan pemahaman hidup yang tyda putus putus. Saya seneng dikasih banyak tanggung jawab. Saya seneng banyak temen (loncat dari kerjaan satu ke kerjaan lain, temen juga banyak) Ditanya apa apa jawabnya : pernah. Kebanggaan sendiri gitu ya. Tapi ya tetep, keep kalem.
Tapi nih ya ada satu hal yang saya belum ngerti jalan Allah mau bagaimana. Makin kesini makin dipikirin, makin pusing sendiri. Padahal saya nya tahu harusnya ga perlu dipikir dalam dalam. Jadi.. hampir menuju seperempat abad (baca: 25)... iya itu lho persoalan pasangan hidup. Dulu saya punya cita cita, nikah muda namanya, eh dua lima itu muda ga sih? Tapi kayaknya cita cita itu gagal tercapai, lha wong uda umur segini haha :)) jadi bergeserlah re-make cita cita jadi: yang penting nikah. Ada calonnya? Entahlah, abu abu. Dibilang ga punya ya kenyataannya punya, tapi dianya masih begitu muda dan mungkin belum kepikiran (walau dulu lolos seleksi gara2 bilang: aku serius). Dibilang punya ya galo juga saya, karna pada akhirnya lempeng2 aja.jadi kaya rasa ga punya. Tyda ada rasa ingin mengusahakan. Sebenarnya dia baik, tinggi besar empuk ginuk ginuk dan ga pernah sekalipun mara2 sama saya. He's all that I want. Tapi ndak tau ya dianya gimana sama saya, gemes karna gini gini aja. Apa2 tanpa penjelasan, harus saya yang menerka nerka. Should I stay or leave? Saya maunya yang pasti, umur uda segini :(
Kiranya mungkin itu persoalan hidup tersulit taun ini. Yang tabah ya, saya.
*
Update : karna banyak visi misi yang tak seirama, akhirnya diputuskan untuk kelaran saja, berjalan sendiri masing masing
Thursday, June 14, 2018
Wednesday, September 13, 2017
Life Update
Siang ini di dengan secangkir kopi alpukat dan duduk di depan laptop. Tengah hari memandang sekeliling sudut mall yang sepi. Genap satu tahun lebih menghilang, ya dasarannya memang anaknya angin-anginan, kadang muncul, kadang ilangan. Pamer saja sih, dalam setaun belakangan saya sudah lulus uji tempa dengan banyak kehilangan, pamer juga bahwa saya resmi ditinggal nikah oleh mas mas yang pernah ada di postingan tentang Bali lalu (Yang maafkan ya tidak akan dilanjut seri keduanya untuk menjaga hati kedua belak pihak. Hehe).
Dalam setaun ini juga sudah dua kali ganti pekerjaan, yang pertama jadi sales alat elektronik, dan sekarang ini saya mulai berkarir di dunia kosmetik dan dari bawah lagi. Jadi apa? BA, iya Beauty Advisor (setelah sebelumnya jadi Beauty Consultant dan dirasa belum mampu karena minim ilmu). Ndak papa toh mau jadi apa tujuannya juga sama, punya pengalaman dan anggap aja sebagai sarana peningkatan kualitas diri, untuk hidup yang lebih baik tentunya. Saya ndak menyesal jadi BA, justru berterimakasih sekali, belajar banyak hal, bagaimana berkomunikasi yang baik, bagaimana menawarkan sesuatu secara sopan dan bagaimana menangani kebutuhan customer dan yang pasti bagaimana memahami karakter seseorang dan memberikan yang terbaik untuknya. Tsaaah.
Jadi begitulah singkatnya curhatan anak lapangan ini, sayangnya jam makan siang akan berakhir dan harus pamit kembali kerja lagi. Adios.
Subscribe to:
Posts (Atom)

